Black Friday dalam konteks poker merujuk pada peristiwa dramatis


Black Friday dalam konteks poker merujuk pada peristiwa dramatis– yang terjadi pada tanggal 15 April 2011, ketika Departemen Kehakiman Amerika Serikat secara tiba-tiba menutup situs poker online terkemuka seperti PokerStars, Full Tilt Poker, dan Absolute Poker di AS. Tanggapan para pemain poker terhadap Black Friday sangat bervariasi, menciptakan kejutan besar di seluruh komunitas poker.

Salah satu pemain poker profesional, Brandon Adams, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak luas yang dirasakan oleh beberapa pemain yang memiliki jutaan dolar diakumulasikan dalam akun poker online mereka. Kebijakan tiba-tiba ini tidak hanya merugikan para pemain secara finansial tetapi juga kunjungi agen online terbaik https://quora.com/profile/Tujuhnagachetonline memunculkan pertanyaan tentang keadilan dan legalitas industri poker online.

Barney Frank, seorang anggota Kongres dan pemain poker yang tajam, secara terbuka menentang konsekuensi Black Friday terhadap industri poker. Dia berpendapat bahwa penutupan situs poker merupakan “pemborosan sumber daya yang luar biasa” dan mengajukan pertanyaan mengapa sumber daya digunakan untuk mengejar industri poker daripada masalah ekonomi lainnya. Dalam konteks krisis ekonomi Amerika Serikat pada saat itu, Frank menekankan perlunya fokus pada masalah lain yang dianggap lebih mendesak.

Isai Scheinberg, pendiri PokerStars, menjadi pusat perhatian dalam kasus ini. Situs poker terkemuka dituduh melakukan penipuan bank, pencucian uang, dan melanggar Undang-Undang Penegakan Perjudian Internet yang Melanggar Hukum (UIEGA). UIEGA sendiri adalah undang-undang tahun 2006 yang bertujuan melarang bisnis di industri perjudian online yang melibatkan uang secara ilegal.

Alfonse D’Amato, seorang pemain poker dan mantan Senator, bersuara dalam mendukung industri poker. Dalam artikelnya di Washington Post, ia menyebut penutupan situs poker sebagai “serangan” dan menyoroti jutaan orang Amerika yang menjadi “korban” dari keputusan tiba-tiba ini. D’Amato menekankan perlunya melihat dampak sosial dan ekonomi yang luas dari Black Friday, menciptakan kesadaran akan kerugian yang dialami masyarakat akibat penutupan tersebut.

Sebagai akhir, Black Friday di dunia poker menciptakan gelombang reaksi yang mencakup keprihatinan pemain, protes dari tokoh politik, dan perdebatan tentang etika dan legalitas industri poker online. Peristiwa tersebut telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah poker modern dan terus menjadi topik diskusi di kalangan pecinta poker.